Inter Media
No Result
View All Result
  • Home
  • Lokal
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Iklan & Event
Inter Media
  • Home
  • Lokal
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Iklan & Event
No Result
View All Result
Inter Media
No Result
View All Result
Home Lokal

Petani Jagung Sulit Tembus Gudang Bulog, Standar Ketat Bikin Harga HPP Jadi Ilusi

by Penulis Intermedia
12 September 2025
in Lokal

BERITAINTERMEDIA.COM,Wajo  – Petani jagung mengeluhkan sulitnya menjual hasil panen mereka ke gudang Perum Bulog, meskipun harga pembelian pemerintah (HPP) telah ditetapkan oleh Bappanas sebesar Rp5.500 per kilogram. Standar kualitas dan persyaratan ketat yang diberlakukan Bulog dinilai menjadi penghalang utama.

Berdasarkan regulasi kemitraan, penyerapan jagung oleh Bulog hanya bisa dilakukan melalui usaha penggilingan atau pabrik penggilingan, serta kelompok tani (Poktan) yang telah terdaftar sebagai mitra resmi. Untuk menjadi mitra, pelaku usaha harus mengisi formulir, lolos verifikasi, dan memiliki fasilitas penggilingan sesuai ketentuan. Sementara Poktan harus memiliki struktur resmi yang terdaftar di dinas pertanian, serta pernyataan kesediaan anggotanya menjual jagung melalui pihak yang ditunjuk.

BacaJuga

DPRD Wajo Terima Aspirasi Puluhan UMKM Belawa, Siap Tindaklanjuti Lewat RDP

Wakil Bupati hadiri Musrenbang di Kantor Gubernur Sul Sel

Bulog mensyaratkan jagung yang dibeli memiliki kadar air 18–20% dengan harga HPP Rp5.500. Namun, jagung yang masuk ke gudang Bulog untuk Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) harus memenuhi standar SNI, yaitu kadar air 14%, aflatoksin maksimal 50 ppb, dan bebas sampah atau tongkol. Proses pembersihan dan pengeringan ini kerap membuat berat jagung menyusut, sehingga pihak penggilingan enggan menanggung risiko kerugian.

“Kalau dibawa ke penggilingan, ada rendemen yang berlaku. Sampah diblow saja sudah susut beberapa persen, lalu dialihkan ke kadar air 14% susut lagi beberapa persen. Makanya kami arahkan Rp6.400 di pintu gudang Bulog dengan standar SNI,” menurut Assisten bagian pengadaan Bulog wajo.

Bulog Wajo beralasan, syarat ketat tersebut penting untuk menjaga kualitas jagung yang disimpan lama dalam gudang. Jagung yang tidak bersih atau tidak sesuai kadar air berpotensi memicu hama dan kerusakan selama penyimpanan.

Namun, syarat ini justru dianggap menjadi “tembok besar” bagi petani untuk mengakses pasar Bulog. Risiko penolakan jika kualitas tidak memenuhi standar membuat petani ragu untuk mencoba.

Sade, seorang petani jagung, mengaku lebih memilih menjual panen ke pengumpul meski dengan harga lebih rendah.

“Memang harga di Bulog tinggi, tapi susah dan rumit sekali. Biaya tambahan seperti deros Rp200 per kilo, ongkos ojek, buruh, rental truk, belum potongan pajak. Jadi kami lebih baik ke pengumpul saja,” tuturnya.

Menurut  Direktur eksekutif solidaritas aktivis muda indonesia (SAMI) hardiansyah membeberkan bahwa harga HPP Petani itu hanya ilusi dan berpotensi ada permainan antara Bulog dengan pihak penggilingan” Proses penerimaan jagung ini di duga hanya akan menjadi milik orang-orang atau pengusaha tertentu, bagaimana mungkin standar SNI penerimaan jagung ini mau di terapkan ke petani.?, sedangkan kita tau sendiri mengurus kebun saja mereka mengeluarkan biaya yg tidak sedikit”. Tuturnya

Berita Terkait

Lokal

DPRD Wajo Terima Aspirasi Puluhan UMKM Belawa, Siap Tindaklanjuti Lewat RDP

21 April 2026
Lokal

Wakil Bupati hadiri Musrenbang di Kantor Gubernur Sul Sel

21 April 2026
Lokal

Bupati Wajo apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah

26 March 2026
Lokal

DPRD Wajo Gelar Paripurna Penyerahan LKPJ Bupati 2025, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

26 March 2026
Lokal

Bupati Wajo Tinjau Virtual malam takbiran

21 March 2026
Lokal

Bupati Andi Rosman Apresiasi WARE 2026, Dukung Jadi Agenda Tahunan, Perputaran Ekonomi Capai Rp16 Miliar

16 March 2026
Next Post

Maradeka Bemor Show, Bupati Rayakan Kemerdekaan Bersama Pahlawan Transportasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • Ruas Waetuwo – Tua akan dibangun : Masyarakat Paung ucapkan terima kasih AIA

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Legislator Muda Gerindra Farhan Pradana Apresiasi Bupati Wajo atas Perhatian Pembangunan Jalan Waeleppang–Tosewo

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Titik pertama Reses Amran Warga Keluhkan jalan puluhan Tahun tak di benahi

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Proyek Rehab Asrama Hipermawa Jadi Sorotan, Ada Dugaan Manipulasi dan Penyalahgunaan Anggaran

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Pasangan Calon AR RAHMAN Dominasi Debat Pertama Pilkada Wajo dengan Visi Misi Perubahan untuk Wajo yang Lebih Baik

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Perusahaan Maskapai Terbesar Di Indonesia Lion Air Mulai Buka Slot Penerbangan di Bandara Lolak

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kondisi Ruas Jalan Tellesang – Marannu Butuh Perhatian, Warga Minta Herman Arif Perjuangkan

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta © 2024 - Inter Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Lokal
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Iklan & Event

Hak Cipta © 2024 - Inter Media